Apa itu backlink?
Secara sederhana, backlink adalah tautan (link) dari satu situs web (sumber) yang mengarah ke halaman di situs web kamu (target). Dalam konteks SEO, backlink sering dianggap sebagai "suara kepercayaan" atau "referensi" yang diberikan oleh satu situs pada situs lain.
Sejak awal, Google telah menggunakan sistem yang disebut PageRank, yang menilai relevansi dan otoritas suatu halaman sebagian besar berdasarkan jumlah dan yang lebih penting kualitas backlink yang diterimanya. backlink dari situs dengan otoritas tinggi dan relevansi topik yang kuat akan memberikan dampak jauh lebih besar daripada tautan dari situs yang tidak relevan atau kurang terpercaya.
Source : https://backlinko.com/hub/seo/backlinks
Apakah backlink Masih Relevan di 2026?
Di era AI Search (2026 dan seterusnya), backlink tidak hanya relevan, tetapi juga menjadi penentu utama bagi visibilitas AI kamu seberapa sering konten kamu dikutip dalam ringkasan AI Google atau model bahasa besar lainnya.
Algoritma AI saat ini beroperasi dengan fokus utama pada prinsip E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, and Trustworthiness) yang sangat ketat. backlink berkualitas tinggi bertindak sebagai bukti eksternal dari Authoritativeness (Otoritas) dan Trustworthiness (Kepercayaan).
Sinyal Reputasi AI: Model AI semakin cerdas dalam memproses informasi dan menentukan sumber mana yang paling kamul. backlink dari sumber yang terpercaya dan memiliki reputasi baik berfungsi sebagai sinyal kuat bagi AI bahwa konten kamu harus disitasi atau direkomendasikan.
Kualitas Menggantikan Kuantitas: AI sangat mahir mendeteksi manipulasi. Seratus backlink dari situs yang tidak relevan tidak akan membantu. Yang berharga adalah satu backlink kontekstual dari media industri yang sangat dihormati.
Relevansi Kontekstual: AI mengevaluasi konteks backlink secara mendalam. Tautan harus muncul secara natural dalam paragraf yang relevan dengan topik kamu. Penempatan yang logis dan memperkuat pemahaman pembaca akan sangat dihargai.
Google Kini Mempertimbangkan Link Nofollow dalam Penilaian SEO: Menariknya, nofollow link dari platform otoritatif seperti Wikipedia atau Reddit kini juga dipertimbangkan oleh beberapa model AI. Tautan ini membantu memperkuat reputasi dan kredibilitas digital kamu secara keseluruhan, meskipun tidak secara langsung mentransfer link juice tradisional.
Baca juga : Cara Pasang Iklan Instagram 2025 untuk Mendapatkan Hasil Maksimal
Source : https://www.thisisgain.com/post/ai-search-changed-everything-except-power-of-links
Strategi Link-Building di Era AI Search
Strategi link-building modern harus beradaptasi untuk memenuhi struktur AI yang mengutamakan kualitas, konteks, dan naturalitas.
1. Buat Konten Menarik yang Bikin Orang Mau Ngelink ke Kamu
Strategi yang paling aman dan efektif adalah menciptakan konten yang secara natural ingin dirujuk oleh orang lain karena nilainya yang luar biasa.
Data dan Penelitian Orisinal: Publikasikan studi kasus, survei, atau data eksklusif di industri kamu. Data yang unik adalah magnet backlink yang kuat.
Konten Multimodal: Selain teks, gunakan infografis, visualisasi data, atau video yang menarik. Studi menunjukkan bahwa backlink berbasis visual (tautan pada gambar/infografis) memiliki korelasi kuat dengan visibilitas AI. Pastikan aset visual kamu mudah dibagikan.
Panduan Komprehensif: Ciptakan panduan definitive (pillar content) yang sangat mendalam dan lengkap, yang berfungsi sebagai sumber daya utama untuk topik tertentu.
2. Jangan Asal Outreach, Bangun Relasi yang Tepat dan Bermakna
Fokuskan upaya outreach kamu pada membangun hubungan dengan pemilik situs dan editor yang memiliki otoritas dan relevansi tinggi.
Prioritaskan Otoritas & Niche: Targetkan situs yang memiliki Domain Authority (DA) tinggi dan sangat relevan dengan niche kamu. Hindari situs yang tidak relevan hanya demi mendapatkan tautan.
Guest Posting Strategis: Pastikan artikel guest posting kamu benar-benar berbobot dan memberikan nilai tambah bagi audiens situs penerbit, bukan sekadar ruang promosi.
Mengejar Unlinked Mentions: Gunakan alat untuk melacak penyebutan nama brand atau produk kamu di situs lain tanpa adanya tautan, kemudian hubungi mereka untuk meminta tautan yang tepat.
3. Optimalisasi Anchor Text yang Natural
Algoritma AI sangat sensitif terhadap pola anchor text yang manipulatif (terlalu banyak menggunakan kata kunci yang sama persis).
Diversifikasi: Gunakan campuran anchor text yang lebih natural, seperti nama brand, URL polos, long-tail keyword, dan variasi sinonim yang relevan.
Kontekstual: Pastikan anchor text memiliki relevansi semantik yang jelas dengan halaman target, memperkuat pemahaman AI tentang topik yang ditautkan.
Baca juga : 3 Target SEO 2025 yang Menentukan Kesuksesan Bisnis di Era AI
Source : https://morningscore.io/4-link-building-strategies-that-work-in-the-ai-search-era/
Optimalkan SEO di Era AI Search Bersama STEB Asia
Di era digital yang didominasi AI, backlink berkualitas adalah penentu kredibilitas dan kepercayaan situs kamu. kamu tidak lagi bersaing hanya untuk peringkat di SERP, tetapi juga untuk "disitasi" atau "dikutip" oleh sistem AI itu sendiri.
Jangan biarkan perubahan algoritma memperlambat pertumbuhan digital kamu. STEB Asia siap menjadi mitra strategis kamu. Kami membantu kamu menyusun dan mengimplementasikan strategi link-building yang bersih, relevan, dan berbasis data, memastikan profil backlink kamu kuat dan siap menghadapi tantangan SEO di era AI Search.